Mari Menulis dan Berbagi

"menulislah apa yang ingin kau tuliskan. karena dengan itulah kau akan dikenang"

Jumat, 18 November 2011

Sapu Tangan

Semalam, tanpa direncana saya berbelanja dengan kedua adik perempuan saya yang masih kelas empat SD. Saat berada di rak-rak handuk, salah satu dari mereka bercerita bahwa teman-teman perempuannya di sekolah sekarang ini sedang booming membawa handuk kecil yang dibawa kemana-mana, untuk menutupi hidung atau
sekedar dibawa-bawa saja.
"Oh...itu namanya sapu tangan," jelas saya. Setahu mereka sapu tangan hanya berbentuk kain tipis kecil (seperti yang biasanya dipakai bapak-bapak waktu kondangan :)) tidak berupa seperti kain handuk yang tebal dan lembut.
Akhirnya, kami membeli dua saputangan kecil warna biru & pink....

Bukan itu saja,
Saya jadi teringan saat-saat SD dulu. Sapu tangan yang sama persis. Teman-teman perempuan saya 'demam' sapu tangan waktu itu. Kalau tidak salah, penyebabnya adalah sinetron remaja yang judulnya LUV yang bernama Stefy. Siswa SMA yang kemana-mana selalu membawa sapu tangan dengan gaya centil. Sinetron yang menjadi tren saat itu langsung saja menular ke anak-anak remaja bahkan teman-teman saya yang masih SD. Sepulang sekolah, saya merengek-rengek kepada ibu saya agar dibelikan sapu tangan. Saat itu harga pasarannya hanya 1.500 rupiah. Sapu tangan pertama saya berwarna pink dengan gambar Winnie The Pooh. Besoknya, di sekolah saya langsung pamer dan bergabung dengan teman-teman saya penggemar Stefy :)

                                           *) kira-kira seperti ini, tapi gambarnya Winnie The Pooh

Hhmm..sayangnya beberapa kali browsing di google tidak menemukan gambar Stefy :(

Tapi kebiasaan membawa sapu tangan hanya berlangsung beberapa bulan saja. Apalagi sekarang, jangangkan sapu tangan, tissue saja sudah sangat merepotkan bagi saya. Biasanya...teman setia saya yang selalu membawakan sapu tangan untuk saya....(thanks to my husband), heheheee....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar